Kegiatan sehari-hari

2015-09-01 16.47.29 2015-09-01 16.47.05 2015-09-01 16.46.48 2015-09-01 16.46.40

Menemani anak didik sampai sore demi memberi kesempatan mereka menggunakan komputer. TIK memang pelajaran yang kurang dihargai oleh pemerintah dan dihapuskan di kurikulum K13. Saya juga memahami alasan TIK ditiadakan di kurikulum karena anak-anak sekarang sudah pandai dan memiliki intuisi bagus saat berhadapan dengan komputer (kalau istilah jawanya : Jalmo lipat seprapat kliwat [diajari sedikit sudah menguasai banyak hal]). Tapi mengajari mereka secara benar ilmu ke-TIK-an tetap merupakan sebuah kebutuhan karena banyak sekali jebakan dalam menggunakan perangkat IT di luar sana.

[Magelang, 1 September 2015]

Di Ujung Lelah

Di ujung lelah aku berdiri

Di pojok ruang menikmati refleksi

Aku hari ini

 

Salah dan benar

Bukan hanya sekedar koar

Semua selalu terhampar

Dalam setiap detik jam bergetar

Dalam tingkah kita yang terkadang gentar

 

Tak berarti banyak ilmu kita tahu

Jika hati kita membatu

Salah pun diterjang maju

Menuruti hawa nafsu

 

Yah itulah manusia

Terjebak perang di dunia

Ah…

 

Masihku berdiri meratapi hari

Mengoreksi salah benar diri

Ah, mungkin ku terjebak dalam konspirasi

Wajar, karena di sini aku tak sendiri

 

Inilah aku dengan semua salahku

Inilah aku dengan semua nafsuku

Inilah aku dengan semua pikirku

 

Salah benar

Semua bukan hanya koar

Aku pernah melakukannya tegar

 

Ah, setidaknya ini diriku

Bukan karakter replika dari orang itu

Bukan pula sikap amphibi yang ambigu

 

Aku terima itu

Dan kan kuperbaiki seiring waktu

AUS (another untitled story)

sesuatu telah salah
mungkin caramu, atau caraku yang salah
atau mungkin kita berdua salah
mungkin akan lebih sederhana
jika urusan kita telah selesai dulu
kadang ku berpikir kita dulu lebih baik tak bertemu
lalu tak berkenalan dan tak bersama
cerita kita salah
kita tau tapi tetap menerjang
mungkin ini cinta asli
kau dan aku terikat kata saling
tapi cara kita salah
tempat kita salah
kita tau itu
tapi hati kita membatu
apa jadinya jika kau bertemu orang yang tepat
di waktu dan tempat yang tidak tepat…

untitled #1

Aku ini binatang jalang.

Dari kumpulan yang terbuang.

-Chairil Anwar

terngiang lagi kata – kata itu, tapi bukan dalam makna aku ini bebas. Aku hanya sedang meratapi ketidakbisaanku, kelemahanku, dan kebodohanku memakan waktu.

Aku hanya seorang perfeksionis kompleks yang frustasi karena gagal sempurna.

Aku hanya seorang eksibisionis yang malu karena tak punya hal untuk dipamerkan..

ah entahlah…

Cara termudah untuk menyiksa diri sendiri adalah dengan membandingkan dirimu dengan orang lain.

-Saiful Habib

iya, aku tersiksa, sekarang, disini…

tapi bagaimana aku bisa menentukan langkah jika aku tak membandingkan?

Bagaimana aku bisa mengerti apa benar dan apa salah jika tak ada referensi?

Humpft, dunia ini absurd…

mungkin ini terdengar seperti keluhan, mungkin ini benar memang makian, tapi setidaknya ini cara yang aku tau untuk membuat diri ini bisa bergerak…

aku ingin berubah, dan aku masih berusaha… meski gagal…

Jangan pernah membandingkan dirimu dengan orang lain…
itu sama saja kau menghina dirimu sendiri!!
jangan pernah iri dengan orang lain, karena iri dengki itu membakar amal ibadah dan mengundang penyakit!!
jangan pernah berkompetisi dengan orang lain, karena manusia tidak diciptakan untuk menjadi lebih dari manusia lain, tetapi manusia diciptakan untuk berada di tempat yang tepat dan menjadi berguna bagi orang lain!!!!

dari berbagai sumber

Jangan pernah m…

Cerita mini 50 kata #1 : Wajib?

Pada pembukaan acara “X” yang telah tertunda satu jam di hari sabtu yang seharusnya untuk istirahat : “Acara ini wajib!, agenda ini memiliki legalitas dari rektor dan mempengaruhi kelulusan kalian” kata ketua panitia berapi – api.
Aku cuma diam dan berkata dalam hati, “kalau acara ini wajib, kenapa persiapannya sekacau ini?”.

[note: ini hanya sindiran untuk orang – orang yang mengaku aktivis, termasuk aku]